my HIStory

Life Teaches me..

Life teaches me to trust no one
Bible teaches me to trust God alone.
Life teaches me to love them who love me
Bible teaches me to love and pray for my enemies.
Life teaches me to gain no more
Bible teaches me to give more.
Life teaches me to be independent
Bible teaches me that I can depend on God.
Life teaches me to be loveable
Bible teaches me that I'm loved, no matter what.
Life teaches me to do more
Bible teaches me that everything has done at the cross.

Life teaches me the good things,
but Bible teaches me the best way to live.

Welcome 2014 ^^

Last New Year Eve I had a really lovely day with my best friends, how about you?:)

Thanks Jesus for blessed 2013..
Every answered prayers, processes, and abundant love..
Not a day goes by without His unfolding grace.. (2 Cor 16-18)
Hal terindah di hidupku adalah hidup bersama Tuhan Yesus..
Nothing more precious than this.. :)

I had written my resolution for 2014.
And I will submit that "proposal" to God in my prayer.
I let Him "revise" every part that needed to be "revised".
He is the One I'll love till the end of my life..

Welcome another great year, 2014.. ^.^

Thankful..

Setengah tahun ini bersyukur buat setiap kepercayaan yang ditambahkan oleh Tuhan dan hadiah-hadiah dari Tuhan yang tidak terduga. He’s so AMAZING!
Juga buat setiap pelajaran kehidupan yang membuatku semakin mengenal dan dekat dengan Tuhan Yesus dan mengerti kehendakNya dalam hidupku.

Satu hal yang penting yang aku pelajari selama setengah tahun berjalan di tahun 2013 ini adalah visi hidup. Tanpa visi, kita hanya akan berjalan tanpa tujuan.
Visi hidup juga membantu kita untuk melakukan persiapan. Karena hasil yang gemilang membutuhkan persiapan yang maksimal.
Kemudian, fokus hidup yang terarah kepada Tuhan juga membuat kita sanggup dan berani untuk melangkah pasti..
 
Ada waktu di hidupku
Pencobaan berat menerpa
Aku berseru mengapa ya Tuhan
Nyatakan kehendakMu

Jalan Tuhan bukan jalanmu
Jangan bimbang ataupun ragu
Nantikan Tuhan jadikan semua
indah pada waktuNya

Pada Tuhan masa depanku
Pada Tuhan ku srahkan hidupku
Nantikan Tuhan berkarya
Indah pada waktuNya

Hari esok tiada ku tau
Namun tetap langkahku maju
Kuyakin Tuhan jadikan semua
Indah pada waktuNya
 
Aku belajar untuk tidak khawatir melangkah ke depan, karena Tuhan yang memeliharaku..^.^
 I wanna be thankful for everything!

Thanks Jesus ^.^


 

Finally! S.T.!
Yeay! Thanks to Jesus for His great blessing in my study.
God is so GOOD!
And also thanks for my lecturers, especially Mr. Andi, and also my partner.. :D
 
My Father is my Provider. Thanks Lord Jesus..
After all these blessings, I once again believe that nothing is impossible, He just has His own time.. :)
And His love always be my answer.. ^.^

Bertahan

Pernahkah kamu mengalami perbedaan dengan orang-orang di dalam tim?
Misalnya, beda pendapat, beda prinsip, beda pola pikir, beda pemikiran, atau perbedaan-perbedaan lainnya?
Hmm, pasti semua orang pasti pernah mengalami perbedaan. Bahkan orang yang paling penurut pun pasti pernah mengalami sekali/dua kali perbedaan pendapat dengan orang lain.

Lalu, pernahkah juga kamu mengalami gesekan (atau dalam bahasa gaulnya: nggak enakan) sama mereka?
Misalnya, merasa tersinggung karena sikap/perkataan seseorang, berdebat pendapat dengan keras, atau merasa ditekan, dll?
Yang satu ini kayaknya juga pasti pernah deh..
Sebagai manusia normal yang punya perasaan dan ego, kita semua pasti mengalami gesekan. Apalagi di dalam suatu tim ada berbagai macam orang dengan beragam latar belakang kepribadian.

Nah, sekarang, pernahkah kamu mengalami kekecewaan terhadap mereka?
Merasa sakit hati, merasa dihakimi, lalu kehilangan kepercayaan, atau bahkan kehilangan kasih terhadap mereka?
Permasalahan seperti itu sepertinya bukan hal asing lagi terjadi di antara banyak orang yang berada dalam suatu tim.

Berpikir lebih dalam lagi yuk..^^
Daripada menganggap perbedaan dan gesekan sebagai sesuatu yang menghalangi pertumbuhan, mengapa tidak menganggapnya sebagai proses pemurnian dan pendewasaan?
Perbedaan dan gesekan adalah hal wajar agar kita menjadi pribadi yang lebih dewasa. Lebih dewasa dalam menyikapi perbedaan, lebih dewasa dalam menjaga hati, dan juga lebih dewasa di dalam kasih.
Untuk menjadi orang yang kuat dalam karakter, kita perlu dibentuk melalui berbagai macam proses.

Manusia tetaplah manusia, akan selalu punya kekurangan dan melakukan kesalahan. Jangan berharap berlebihan pada manusia.
Fokus kita ngga boleh salah. Ketika berorganisasi dan terlibat dalam suatu tim, ingatlah bahwa kita sedang melakukannya untukNya dan karenaNya.

Lalu, bagaimana menyikapi kekecewaan?
Pernah merasa kecewa itu wajar, tapi tinggal di dalam kekecewaan itu merugikan diri sendiri. Ingatlah, sekalipun mengalami kekecewaan, kita bukan produk dari rasa pahit. Teruslah bersikap baik dan tulus hati.

Hari ini, ngga boleh jadi orang yang menyimpan kekecewaan.
Berusaha mengasihi lebih lagi..
Kasih meminimalkan penyesalan.
Orang yang tidak pernah rugi adalah orang yang selalu mengasihi.
Bertahan dalam proses dan menjadi pemenang!^^